Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 18, 2018

Pengurai Seteguk Madu

Sejauh bisu tak menjadi kelu, seberapa pijakan tak pernah menghentikanmu melangkah. Aku menamaimu keadaan. Tempat ku berbaring dalam genggaman tangan yang masih kuat. Tak ada asa yang tercipta untuk diagung-agungkan. Apalagi sampai menghardiknya. Kukira kau akan menerima getah dari pohon yang sama sekali engkau tak harapkan keberadaannya. Kau menerima kelengketan dan hal-hal yang membuatmu bersandar di tempat yang sama. Getah-getah itu membuatmu tak menjadi apa-apa. Bahkan hingga saat tuamu datang. Kau menjelma kecewa yang tak ubahnya seperti engkau-engkau terdahulu. Kau membuat diriku iba atas semua kekecewaan dalam hidupmu yang kau tuangkan dalam uraian-uraian khasmu. Aku bersimpuh pada sebuah gunung tempatku mencari sisa dan jejak-jejak namamu yang hampir tak pernah ku bayangkan bentuknya. Tak pernah ku tahu asalnya. Aku hanya berharap pada setiap telaga yang mampu meneduhkanku dari kepenatan hidup. Di sisi-sisinya tumbuh pohon rindang yang tak pula pernah kau ketahui apakah meman...

Cintaku Tertahan Di Stasiun Manggarai

Manggarai adalah nama salah satu daerah perbatasan antara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Tempat ini menjadi sangat terkenal ketika setiap harinya ribuan orang memadati tempat yang cukup terkenal sampai sekarang ini. Di Manggarai terdapat stasiun dan terminal yang lumayan besar. Terutama stasiun manggarai. Stasiun ini menjadi transit stasiun yang digunakan dari berbagai arah. Dari Bekasi ke Jakarta Kota, dari Bogor ke Jakarta kota, Depok-Jakarta Kota, dan bahkan dari luar kota sekalipun. Stasiun Manggarai memiliki banyak lajur rel kereta api. Inilah yang membuat stasiun ini menjadi stasiun transitor dari dan ke arah Jakarta.  Kisahku di mulai sejak satu tahun lalu, dimulai dengan kejadian yang begitu aneh. Namaku Tobias. Sering dipanggil Tobi. Aku adalah mahasiswa dari salah satu universitas di Jakarta. Aku adalah mahasiswa yang gemar beorganisasi di kampus. Maka dari itu, kisah ini dimulai dari organisasi yang telah aku ikuti. Organisasi tersebut adalah organisasi pemerintahan...

Cerpen Anak: Suri Ramo Ram Ram De

Di tanah Minangkabau, lebih tepatnya sekitar Terusan Kamang. Ada sebuah bukit kecil yang membentang dari utara hingga selatan. Menghalangi daerah Terusan Kamang dengan daerah Bukittinggi. Disana banyak terdapat hamparan sawah yang luas, peternakan dan banyak sekali tambak ikan di sekitar danau buatan itu. Desa dan dusunnya berada di atas air terusan itu. Indahnya pemandangan dengan udara pegunungan yang sejuk. Perjalananku amat lengkap saat aku duduk di sisi danau buatan itu. Hamparan rumput yang nyaman untukku berbaring dan merebah. Dari situ aku Rahman, memulai cerita yang tak bisa aku lupakan. “Rahman, Anakku… Jangan main jauh-jauh ya. Tetap dekat dengan ibu.” Kata ibu dengan suara khasnya yang lembut. Dan aku pun tidak pernah membantah perkataan ibu. “Iya, bu. Rahman ingin berbaring di atas rumput itu. Sepertinya nyaman bu.” Kataku sambil bermain dengan bola yang aku pegang.  “Yasudah, kamu di situ saja ya. Ibu mau membeli oleh-oleh. Jangan kemana-mana ya!” Kata ibu dengan...